Vemale.com -
Wah wah.. hanya dalam hitungan beberapa jam
setelah Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
(NAD) mengungkapkan rencana bahwa wanita tidak boleh duduk ngangkang saat dibonceng sepeda motor, pro dan kontra bermunculan.
Sudah bisa diprediksi bahwa rencana Peraturan Daerah (NAD) yang menyebutkan bahwa wanita dilarang duduk mengangkang
dan tidak boleh memakai celana saat dibonceng sepeda motor menuai
banyak kontroversi, bahkan di kalangan wanita itu sendiri. Banyak wanita
yang tidak setuju karena duduk menyamping saat naik sepeda motor
dinilai tidak nyaman bahkan tidak aman.
"Duduk menyamping lebih
berbahaya, karena sepeda motor jadi tidak seimbang. Saya pernah jatuh
saat duduk menyamping ketika dibonceng, dan masih trauma hingga
sekarang. Jadi lebih baik pemerintah Aceh mempertimbangkan lagi rencana
ini, pertimbangkan lagi faktor keamanannya,"
- Rizka Amelia
"Agak
males duduk nyamping, saya jadi terpaksa merangkul si pembonceng. Kalau
muhrim sih tidak apa-apa, tapi kalau bukan muhrim jadi tidak nyaman.
Kalau duduk ngangkang, setidaknya saya bisa jaga jarak dan berpegangan di bagian samping belakang sepeda motor,"
- Desy Noventi
"Susah banget kalau duduk menyamping dan harus membawa anak. Saya dan anak saya yang masih balita harus sama-sama duduk mengangkangsaat
dibonceng suami. Mau bagaimana lagi, kondisi ekonomi keluarga saya
belum mumpuni untuk membeli mobil. Saya rasa, banyak keluarga di Aceh
yang kondisinya sama seperti saya. Mungkin faktor seperti ini bisa jadi
pertimbangkan,"
- Rahmania
"Duduk menyamping dan pakai rok itu justru bahaya. Gampang merosot, kalau yang nyupir ngerem mendadak susah pegangan dan gampang nyusruk. Pakai celana panjang menurut saya lebih aman, pakai rok panjang justru bisa berkibar-kibar dan malah nyangkut di roda. Gimana nih Pemerintah Aceh?"
- Sukma Anggraini
Dan inilah komentar yang berhasil kami kumpulkan di laman Vemale dan Facebook Vemale:
Menurut
saya posisi duduk tidaklah masalah, yang masalah adalah pakaian yang
dikenakan, kalau pakaiannya minim dan memang ngundang pikiran kotor, ya
mau posisi duduk bagaimanapun pasti akan berdampak negatif...
- Dian Anggaraini
Kalau
mau beriman dengan baik ya pakai AKAL dengan baik pula dong.. Jangan
asal syariah-syariah saja, tapi faktor keselamatan dan kenyamanan nggak
diperhitungkan.
- Lina Nurdiana
Itulah beberapa
pendapat sahabat kami. Kami tahu bahwa maksud Pemerintah NAD baik untuk
menjaga wanita dari tindak kejahatan atau asusila, tetapi pertimbangan
keselamatan juga menjadi hal yang harus dipikirkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar